NOTULA (UJI KORELASI DAN UJI REGRESI)
SaTU NOTulA SAtu PerTEMUan
Matakuliah: PFISUM8005 – Metodologi Penelitian
Kuantitatif
Offering : B - 2021
Perkuliahan Pertemuan ke- 8
Tanggal: 24 September 2021 sd 01 Oktober 2021 (satu MINGGU)
TEMA/TOPIK: Statistik
Korelasi dan Regresi
PEMAKALAH
|
No |
NIM |
Nama Mahasiswa |
Judul sub-Makalah |
|
1 |
210321868017 |
Fauzia Dwi Sasmita |
Uji Korelasi |
|
2 |
210321868014 |
M. Ali Alfian |
Uji Regresi |
KEHADIRAN MAHASISWA
1. Jumlah seluruh mahasiswa peserta matakuliah : 16 mahasiswa
2. Jumlah mahasiswa yang hadir :
16 mahasiswa
3. Jumlah mahasiswa yang TIDAK
hadir : 0 mahasiswa
|
No |
NIM |
Nama Mahasiswa TIDAK
hadir |
Alasan TIDAK
hadir |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Catatan:
Mahasiswa dinyatakan TIDAK
hadir
·
jika ia
seorang penyaji, maka ia TIDAK
melalukan 3 hal berikut: (1) membuat 1 submakalah, (2) melemparkan topik
diskusi, dan (3) menjawab semua pertanyaan yang berkait dengan submakalah, dan
atau menanggapi saran/pendapat bukan anggota
·
jika ia bukan
penyaji, maka ia TIDAK
melalukan 3 hal berikut: (1) mengajukan pertanyaan, (2) menanggapi
saran/pendapat mahasiswa lain, dan (3) mengumpulan tugas esei kecil
NOTULA Diskusi:
UJI
KORELASI
Uji Korelasi
Friday, 22 October 2021, 9:00 PM
Assalamualaikum. Pada diskusi kali ini kita mengangkat
topik tentang uji korelasi. mungkin, teman-teman sebelumnya telah mengetahui
tentang uji korelasi (baik berupa definisinya,syaratnya, maupun langkah-langkah
uji korelasi di SPSS). nah, pada kesempatan kali ini, mari kita ulas kembali
mengenai uji korelasi tersebut. apakah teman-teman sebelumnya pernah melakukan
penelitian yang menggunakan uji korelasi? apakah terdapat kendala dalam
pengujian korelasinya?
saya rasa, di tugas akhir kita nanti, sepertinya juga perlu melakukan uji
korelasi, ya. sehingga keterampilan menggunakan spss untuk pengujian uji
korelasi sangat penting.
jika ada hal yang ingin didiskusikan, monggo, silahkan nggih.
file makalah
https://korelasiregresi.blogspot.com/2021/10/uji-korelasi.html
Re: Uji Korelasi
Monday, 1 November 2021, 10:37 AM
Terima kasih atas paparan materinya,
Saya sendiri belum pernah melakukan analisis korelasiMateri dari
Mbak Fauziah akan sangat berguna bagi saya nantinya. Terima kasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Sunday, 31 October 2021, 9:21 PM
kalau uji korelasi tiga variabel saya pernah menemukan di
artikel penelitian, mbak. kebetulan saya kan buka jasa parafrase, sering
ngerjain punya anak feb. nah, kebanyakan tuh mereka uji korelasinya X1 X2
terhadap Y. jadi jawabannya, bisa mbak. namanya korelasi berganda
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Sunday, 31 October 2021, 9:06 PM
izin bertanya, dalam spss ini apakah bisa digunakan untuk
mencari korelasi antara 3 variable atau lebih?menginggat saya belum pernag
mencobanya
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:25 AM
sehemat saya, saya pribadi ya, mbak
hasil plot grafik itu hanya berupa gamabran umum, nggih. adapun
utk mengambil keputusan ujinya saya condong mengambil data hasil koefisien
korelasi, nggih.
namun, biasanya jika data non linearitas itu biasanya bentuknya
seperti kurva itu, mbak ya.
ada yang bilang jika datanya berupa data kurva seperti itu,
dibagi dua. tp saya sendiri juga belum pernah melalukannya, mbak.
mungkin teman-teman d sini ada yang pernah menemui korlasi non
linear, bisa sharing, nggih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:19 AM
perbedaannya tetap ada, nggih, mbak. hanya saja jika bernilai +,
maka hubungannya sebanding. ex : hasil belajar dan motivasi belajar >>
diperoleh korelasi + >> maknanya : jika hasil belajar naik, maka motivasi
belajar naik
adapun jika bernilai -, maka hubungannya berbanding terbalik. ex
: hasil belajar dan durasi main game >> diperoleh korelasi - >>
maknanya : jiika durasi belajar rendah, maka motivasi belajar naik
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:17 AM
saya rasa dapat berupa data interval, nggih mbak
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:15 AM
mohon dikoreksi, nggih mas
sehemat saya, kalau uji korelasi berarti membuthkan dua kelompok
data. kelompok pertama ialah data mengenai prestasi belajar (data interval) dan
data kelompok satunya juga berupa data interval atau mungkin data ordinal yang
diperoleh dari angket respon peserta didik terhadap hasil pengembangan produk
kita.
maka nanti hubungannya berupa hubungan antara media belajar
dengan hasil belajar.
saya rasa bagus lagi kalau dilanjutkan ke uji regresi, jadi
nanti "pengaruh media belajar dengan hasil belajr"
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:01 AM
sepaham saya, kata kuncinya uji korelasi itu mencari hubungan,
sementara uji regresi mencari pengaruh.
misalnya variabel tinggi badan dan berat badan. setelah diuji
korealasi diperoleh bahwa koefisennya +0,85 (sangat kuat/derajat hubungannya
sangat kuat). hasil ini menunjukkan bahwa variabel tinggi badan dan berat
badan memiliki hubungan linear (semakin besar tinggi badan, maka berat badanya
juga semakin besar.
namun kita tidak mengetahui seberapa besar pengaruh varibelnya.
kita tidak tahu berapa persenentase tinggi badan dapat mempengaruhi berat
badan. oleh sebab itu kita lakukuan uji regresi.
mohon jika ada yang salah, silahkan dikoreksi teman2
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 10:00 AM
kalau pakai spss, insya Allah jadi lebih mudah mbak ya. cuman
kita perlu berhati-hati memilih ujinya saja, ya
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Thursday, 28 October 2021, 9:51 AM
mohon izin bertanya, contoh data yang seperti apa agar dapat
menggunakan analisis korelasi bivariat pearson?
terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Tuesday, 26 October 2021, 11:32 PM
Terima kasih kepada
penyaji yang telah memaparkan materinya.
Berarti bernilai
koefisien korelasi bernilai positif atau negatif itu tidak ada perbedaan arti
ya? tetap sama-sama memiliki korelasi.
Mohon penjelasannya jika
salah menyimpulkan
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Tuesday, 26 October 2021, 11:17 PM
Salam...
mbak, jika kita ingin melakukan penelitian tentang pengembang
media belajar (pengembangan LKS) terhadap prestasi belajar siswa. kira2 ini
bisa dilakukan korelasi antara data yang mana ?
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Tuesday, 26 October 2021, 10:16 PM
Saya izin bertanya
: apakah ada hubungan dan perbedaan antara uji korelasi dengan uji
regresi dalam penelitian?
terima kasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 8:38 PM
Mohon izin bertanya,
Sama hal nya dengan uji regresi, dalam korelasi juga ada
korelasi linier dan non linier. dijelaskan bahwa korelasi dikatakan non-linier
jika kemiringan kurva yang diplot tidak konstan. Berdasarkan hasil tersebut
bagaimana kita mengambil keputusan uji nya? apakah bisa disimpulkan tidak ada
korelasi antara variabel, atau ada korelasi tapi korelasinya tidak linier?
mohon penjelasnnya
Sekian, mohon maaf apabila ada kesalahan. Terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 8:34 PM
Terimakasih kepada penyaji yang telah membagikan pertanyaan
mohon maaf sebelumnya pada penelitian sebelumnya saya belum
pernah menggunakan uji korelasi, jadi saya masih belum bisa membagikan
pengalaman saya. namun saya pernah mencoba menggunakan uji ini di salah satu
mata kuliah dan kebetulan data yang ada sudah disediakan, jadi tidak mengalami
kesulitan selama pengujian.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 1:01 PM
jawaban dari saya, sama dengan yang saya berikan sebelumnya
kepada mas imam, nggih mbak
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 12:59 PM
sepaham saya, kata kuncinya uji korelasi itu mencari hubungan,
sementara uji regresi mencari pengaruh.
misalnya variabel tinggi badan dan berat badan. setelah diuji
korealasi diperoleh bahwa koefisennya +0,85 (sangat kuat/derajat hubungannya
sangat kuat). hasil ini menunjukkan bahwa variabel tinggi badan dan berat
badan memiliki hubungan linear (semakin besar tinggi badan, maka berat badanya
juga semakin besar.
namun kita tidak mengetahui seberapa besar pengaruh varibelnya.
kita tidak tahu berapa persenentase tinggi badan dapat mempengaruhi berat
badan. oleh sebab itu kita lakukuan uji regresi.
mohon jika ada yang salah, silahkan dikoreksi teman2
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 12:55 PM
betul, mas kalo manual atau pakai excel memang ruweh, ya.
akan tetapi, saya sempat pakai spss, tapi beda versi dengan
punya teman saya. namun, hasil koefisien dan nilai yang diperoleh juga berbeda.
tapi, ga terlalu jauh beda juga sih bedanya. hanya beda dua digit di
belakangnya saja
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 12:47 PM
yang sempurna itu maksudnya +1 atau -1. tapi, sangat jaranggg
sekaliiii kita menemuin koefisein korelasi yang nilainya sempurna,
sementatra untuk yang tidaka ada korelasi, ada yang menuliskan
0,000 - 1,999 itu korelasinya berkategori sangat rendah (derajat hubungannya
sangat lemah). namun, 0,0000 atau tidak ada korelasi itu berarti tidak ada
hubungannya sama sekali. misalnya, variabel tinggi badan dengan tekanan darah.
jika diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,000 maka sudah dipastikan kedua
variabel tersebut tidak memiliki hubungan.
adapun penyebab koefisien yang diperoleh brnilai negatif atau
tidak ada korelasi itu, sejatinya tidak disebabkan oleh spss. melainkan oleh
data mentah yang kita masukkan (data yang kita miliki)
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 12:37 PM
untuk dominasi kegunaannya, saya tidak bisa memastikan, nggih.
namun saya rasa yang paling banyak digunakan spearman rho
untuk perbedaan (kelebihannya), saya rasa tergantung dengan
penelitian kita nanti, nggih
spearman rho menggunakan data dari subjek berbeda,
sedangkan kendall tau berasal dari subjek yang sama atau
berpasangan (contoh: peringkat sebelum dan sesudah perlakuan)
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 10:59 AM
Salam cakrawala !
Terima kasih untuk makalah Saudari.
Mohoh izin bertanya, apa perbedaan analisis regresi dan korelasi
? Mungkin bisa diberikan contoh kasus perbandingannya. Terima kasih.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 8:58 AM
Izin bertanya : adakah perbedaan dan persamaan dari uji regresi
dan uji korelasi ?
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Monday, 25 October 2021, 8:57 AM
Menanggapi pertanyaan diskusi: menurut saya kendala dalam
penggunaan analisis korelasi jika dilakukan manual memerlukan ketelitian dalam
perhitungan nya agar tidak salah mendapatkan hasil. Sebaliknya jika menggunakan
spss mungkin pemahaman terhadap cara membaca hasilnya harus lebih diperdalam
lagi karena bisa saja salah mengartikan.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Sunday, 24 October 2021, 6:15 PM
Terimakasih sebelumnya kepada penyaji.
Sejauh ini, belum ada kendala dalam melakukan uji korelasi
selama penelitian.
Saya juga izin bertanya, mohon penjelasannya tentang
"hubungan atau asosiasi negatif yang sempurna dan tidak ada
korelasi"? dan juga ketika melakukan uji korelasi menggunakan SPSS,
dan dihasilkan hubungan negatif atau tidak ada korelasi, bagian mana yang
menjadi penyebab hal tersebut?
terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Uji Korelasi
Sunday, 24 October 2021, 10:09 AM
Mohon izin bertanya, seperti yang diketahui analisis korelasi
non-parametrik itu seperti rank spearman dan kendall tau.
Dari kedua analisis korelasi tersebut, manakah yang lebih sering
digunakan dalam penelitian pendidikan? Jelaskan juga apa kelebihannya?
Terima kasih
UJI REGRESI
Analisis Regresi
Thursday,
21 October 2021, 3:29 PM
Teman-teman kami dari kelompok kami sudah mengirimkan makalah
dengan judul analisis regresi
mungkin hal yang dapat kita diskusikan adalah apa bedanya
regresi majemuk dan regresi tunggal ?
Link
Blog
https://korelasiregresi.blogspot.com/2021/10/analisis-regresi.html
Re: Analisis Regresi
Monday,
1 November 2021, 10:39 AM
Regresi linier sederhana digunakan
apabila variable dependen dipengaruhi hanya oleh satu variable independent,
sedangkan regresi linier berganda digunakan
untuk menguji pengaruh lebih dari satu variable independent terhadap variable
dependen
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Thursday,
28 October 2021, 9:49 AM
Terimakasih atas penyaji, saya hendak bertanya
apakah ada hubungan dan perbedaan antara uji korelasi dengan uji
regresi dalam penelitian?
terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Thursday,
28 October 2021, 8:32 AM
kembali ke peneliti, variabel apa yang coba dihubungkan.
karena metode ini untuk menentukan hubungan sebab-akibat antara satu
variabel dengan variabel yang lain
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Thursday,
28 October 2021, 8:30 AM
cukup digunakan salah satu dan di sesuaikan dengan kebutuhan
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 11:40 PM
Kalau saya mencoba menyimpulkan, berarti uji korelasi itu
bersifat umum seperti hanya mencari hubungan berbanding lurus atau berbanding
terbalik seperti itu ya,
Sedangkan uji regresi itu lebih detail, misalnya berbanding
lurusnya itu dengan nilai kuadrat dari variabel bebas kah, atau berbanding
terbalik secara eksponensial kah.
Mohon diluruskan jika ada yang keliru
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 11:18 PM
Salam...
mbak, jika kita ingin melakukan penelitian tentang pengembang
media belajar (pengembangan LKS) terhadap prestasi belajar siswa. kira2 ini
bisa dilakukan Regresi antara data yang mana ?
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 10:14 PM
Saya izin bertanya : Apakah dalam melakukan anailisis data
dapat menggunakan analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear
berganda secara bersamaan ?
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 8:23 PM
Regresi non linier merupakan salah satu metode untuk memperoleh
model non linier yang menyatakan veriabel dependen dan independen. Apabila
hubungan fbgsi antara variabel bebas X dan variabel tidak bebas Y bersifat non
linier, yaitu penyebaran data Xi dan Yi tidak mengikuti garis lurus tetapi
membentuk suatu bentuk kurva tertentu atau parabolik, katakanlah kurva
eksponensial, maka analisis regresi yang cocok untuk menerangkan hubungan
antara X dan Y tersebut adalah analisis regresi non linier sederhana.
Jika kita dihadapkan pada pilihan beberapa model regresi yang
digunkan, maka kita kita dapat mengambil model yang terbaik berdasarkan
pertimbangan berikut:
1. nilai R yang besar,
2. nilai R2 yang besar, dan
3. Standard error yang kecil.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:43 PM
kembali lagi sesuai dengan kebutuhan penelitian karena
Analisis regresi dan analisis korelasi dikembangkan
untuk mengkaji dan mengukur hubungan antara dua variabel atau lebih. Dalam
analisis regresi dikembangkan persamaan estimasi untuk mendeskripsikan pola atau
fungsi hubungan antara variabel – variabel. Sesuai dengan namanya"
persamaan estimasi atau persamaan regresi itu digunakan untuk mengestimasinilai dari suatu variabel berdasarkan nilai variabel lainnya
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:31 PM
Sebenarnya tidak harus semua di pakai
Kalau Uji autokorelasi di dalam model regresi linear,
harus dilakukan "apabila data
merupakan data time series atau runtut waktu" . sebuah
nilai observasi dipengaruhi oleh nilai observasi sebelumnya
Jadi prasyarat tidak harus di pakai semua tergantung data yg
akan di olah dan tujuan penelitian
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:29 PM
Variabel independen adalah variabel yang menyebabkan atau
mempengaruhi perubahan variabel dependen atau yang menyebabkan perubahan
variabel dependen. Jika variabel independen berubah, variabel dependen juga
berubah.
Variabel ini diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti
untuk menentukan hubungannya dengan gejala yang diamati.
Variabel independen dan dependen yang ditunjukkan pada grafik
selalu berada di tempat yang sama. Ini akan membantu dengan cepat melihat
variabel mana yang independen dan mana yang dependen saat melihat grafik atau
diagram.
Pada model dengan persamaan matematika, variabel independen
selalu berada pada sumbu x atau sumbu horizontal, sedangkan variabel dependen
berada pada sumbu y atau sumbu vertikal.
[variabel dependen] dipengaruhi oleh [variabel independen] serta
[variabel independen] tidak mungkin dipengaruhi oleh [variabel dependen].
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:06 PM
kata kuncinya uji korelasi itu mencari hubungan, sementara uji
regresi mencari pengaruh.
misalnya variabel tinggi badan dan berat badan. setelah diuji
korealasi diperoleh bahwa koefisennya +0,85 (sangat kuat/derajat hubungannya
sangat kuat). hasil ini menunjukkan bahwa variabel tinggi badan dan berat
badan memiliki hubungan linear (semakin besar tinggi badan, maka berat badanya
juga semakin besar.
namun kita tidak mengetahui seberapa besar pengaruh varibelnya.
kita tidak tahu berapa persenentase tinggi badan dapat mempengaruhi berat
badan. oleh sebab itu kita lakukuan uji regresi.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:04 PM
Terimakasih atas tanggapan yang diberikan,
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:02 PM
terimakasih tanggapannya mas Imam
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Tuesday,
26 October 2021, 7:53 AM
Menurut saya perbedaan antara keduanya terletak pada jumlah
variabel independennya. Regresi linear sederhana hanya memiliki satu variabel
independen. Sedangkan regresi linear berganda mempunyai banyak variabel
independen. Mohon dikoreksi jika ada kurangnya dari pemahaman saya
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Monday,
25 October 2021, 8:24 PM
Mohon izin bertanya, dalam makalah yang dibagikan oleh penyaji
hanya menjelaskan terkait uji regresi linier. Setahu saya ada uji regresi yang
non linier juga. Boleh dijelaskan secara singkat tentang perbedaan kedua jenis
regresi ini (disertai contoh juga boleh), dan bagaimana cara kita menentukan
kapan kita menggunakan regresi linear dan non linier?
Sekian, terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Monday,
25 October 2021, 8:19 PM
Terimakasih kepada penyaji atas materi yang dibagikan
Menanggapi pertanyaan diskusi, perbedaan antara regresi
linier tunggal dan sederhana adalah pada jumlah variabel bebasnya, jika regresi
tunggal hanya 1 variabel, majemuk bisa lebih dari satu.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Monday,
25 October 2021, 10:59 AM
Salam cakrawala !
Terima kasih untuk makalah Saudara.
regresi majemuk variabel independen lebih dari satu dan regresi
tunggal variabel independen hanya satu.
Mohoh izin bertanya, apa perbedaan analisis regresi dan korelasi
? Mungkin bisa diberikan contoh kasus perbandingannya. Terima kasih.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Monday,
25 October 2021, 8:45 AM
saya sependapat dengan tema-teman terkait perbedaan regresi
liner dengan regresi majemuk terletak pada jumlah variabel bebasnya.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Monday,
25 October 2021, 8:43 AM
Izin untuk menanggapi, Berdasarkan materi yang disampaikan.
Uji autokorelasi di dalam model regresi linear, harus dilakukan
apabila data merupakan data time series atau runtun waktu. Sebab yang dimaksud
dengan autokorelasi sebenarnya adalah: sebuah nilai pada sampel atau observasi
tertentu sangat dipengaruhi oleh nilai observasi sebelumnya.
Sedangkan Uji multikolinearitas adalah uji yang dilakukan untuk
memastikan apakah di dalam sebuah model regresi ada interkorelasi atau
kolinearitas antar variabel bebas. Uji ini tidak terdapat pada regresi linier
karna hanya menggunakan 1 variabel bebas jadi tidak ada variabel bebas lain
yang mempengaruhi.
Terimakasih, mungkin penyaji bisa menambahkan
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Sunday,
24 October 2021, 6:18 PM
terimakasih
sebelumnya kepada penyaji.
saya sependapat dengan pernyataan teman teman tentang perbedaan
regresi tunggal dan majemuk.
saya izin bertanya, dimakalah disebutkan bahwa
multikolinieritas, artinya tidak boleh terjadi korelasi yang sangat tinggi atau
sangat rendah antar variabel bebas. pada saat kapan dan bagaimana terjadi
korelasi yang sangat tinggi, dan sangat rendah? bagaimana caranya untuk
mencapai korelasi sedang yang diinginkan?
terimakasih
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Sunday,
24 October 2021, 9:52 AM
Dalam Regresi Tunggal, kita mencoba mencari hubungan antara satu
variabel bebas (input) dan variabel terikat yang bersesuaian (output).
Sedangkan dalam Regresi Majemuk, kita mencoba mencari hubungan antara 2
atau lebih variabel bebas (input) dan variabel terikat yang bersesuaian
(output).
Mohon izin bertanya, saya mengutip dari jawaban pada diskusi
kemarin mengenai analisis regresi pada mata kuliah Statisitk
Inferensial"Analisis regresi ini ditujukan untuk penelitian
korelasi.......". Berarti dalam penelitian korelasi harus dilakukan
analisis hipotesis korelasi dan analisis regresi? Atau bisa memilih salah satu
aja? Misala analisis hipotesis korelasi saja atau analisis regresi saja?
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Friday,
22 October 2021, 9:03 PM
Terima kasih atas sajian materinya.
Saya sependapat dengan mas brill tentang perbedaan kedua regresi
tersebut. Perbedaannya terletak pada jumlah variabel independennya.
Izin bertanya. Di beberapa sumber yang saya baca, uji
multikolieritas dan uji autokorelasi tidak digunakan dalam analisis regresi
linier sederhana. Apakah artinya pada analisis regresi tersebut, tidak
mengharuskan untuk dilakukan semua uji prasyarat yang disebutkan dalam makalah?
Terima kasih.
Permalink | Show parent | Reply
Re: Analisis Regresi
Friday,
22 October 2021, 12:21 AM
Terimakasih kepada Penyaji atas materi yang telah disampaikan
dan sharing ilmunya. Mohon izin memberikan pendapat terkait pertanyaan yang
diajukan pada diskusi kali ini.
Menurut pendapat saya, perbedaan regresi linier sederhana
(tunggal) dan regresi linier berganda (majemuk) terletak pada jumlah variabel
independennya. Regresi linear sederhana (tunggal) hanya memiliki satu variabel
independen, sedangkan regresi linear berganda (majemuk) mempunyai banyak
variabel independen.
Mohon izin untuk bertanya, apakah variabel independen dapat
diberi 2 buah variabel untuk membandingkan pengaruhnya terhadap variabel
dependennya dan dapatkah antar variabel independen dibandingkan?
Mohon penjelasannya. Terimakasih.
Permalink | Show parent | Reply
Komentar
Posting Komentar